Tim Krul Lakukan Kecurangan Saat Penalti

Tim Krul Lakukan Kecurangan Saat Penalti

2 penalti yang digagalkan Regu Krul senantiasa tidak dapat menolong Norwich City bebas dari kekalahan dikala menjamu Manchester United, Minggu( 27/ 10/ 2019). Salah satu dari penyelamatan Krul itu bisa jadi ilegal, kenapa? Memang sudah terbukti jika Tim Krul lakukan kecurangan saat penalti.

Bermain di Carrow Road, Norwich kesusahan mengalami MU yang mulai bangkit dalam sebagian pertandingan terakhir. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer membungkus 3 poin melalui kemenangan 3- 1.

Skor itu sepatutnya dapat lebih besar seandainya Marcus Rashford serta Anthony Martial dapat menyelesaikan 2 peluang penalti babak awal. Tetapi, Krul tampak lumayan baik buat menggagalkan 2 usaha itu sekalian.

Kala itu, MU telah unggul 1- 0 melalui berhasil Scott McTominay di menit ke- 21. Setan Merah setelah itu memperoleh hadiah penalti di menit ke- 28, yang dieksekusi oleh Marcus Rashford.

Rashford diketahui bagaikan algojo ulung, tetapi tembakannya kali ini dapat dibaca Krul dengan pas. Sepakan rendah ke sisi kiri itu dapat ditepis Krul, Rashford kandas.

Di sinilah Krul bisa jadi melanggar salah satu ketentuan baru di Premier League. Sehabis pertandingan, tersebar gambar di media sosial kalau Krul berdiri di posisi yang tidak sepatutnya.

Krul berdiri sangat ke depan, kakinya tidak memegang garis gawang. Sepatutnya wasit dapat memandang pelanggaran tersebut. Penalti Rashford sepatutnya diulang.

Masa ini Premier League telah dilengkapi VAR, tetapi mengapa kesalahan Krul tidak disorot? Nyatanya, terdapat ketentuan penalti baru yang mengaitkan kiper masa ini.

Dilansir dari The Sun, mengecek posisi kiper dikala mengalami tendangan penalti sepatutnya jadi tugas ofisial yang berdiri di lapangan, maksudnya wasit serta hakim garis. Krul memanglah melanggar, tetapi tidak terdapat satu juga yang mengamati pelanggaran itu.

Berikut ketentuan baru tentang posisi kiper dalam tendangan penalti:

– Salah satu kaki kiper wajib memegang garis gawang dikala areaslot tendangan penalti diambil.

– Tetapi, VAR tidak hendak digunakan buat mengecek apakah kiper telah terletak di posisi yang benar ataupun tidak.

– Itu telah jadi tugas ofisial yang terdapat di lapangan.

– VAR cuma hendak dilibatkan pada penalti apabila algojo memegang bola 2 kali, apabila algojo mengecoh kiper dikala berlari menendang bola, ataupun apabila kendala yang betul- betul mempengaruhi pada hasil penalti.

Walhasil, bercermin pada ketentuan tersebut serta memandang gambar posisi Krul dikala penalti Rashford diambil, pelanggaran jelas nampak. Krul menepis penalti dengan melanggar ketentuan. Tentunya Tim Krul lakukan kecurangan saat penalti harus membuat para wasit lebih teliti.

Untungnya MU senantiasa menang, jadi permasalahan ini tidak sangat disorot. Seandainya MU kalah, penalti yang digagalkan dengan metode ilegal ini jelas bakal lebih ramai diberitakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *